Kamis, 17 Januari 2013

Cerita Dewasa Paling Hot | Ngentot Istri Orang yg Kesepian





3gp-seru.blogspot.com ~ Seperti biasanya semenjak Tommy masuk sel di LP Cipinang banyak keluarga dan kerabat dan juga temen-temen deketnya selalu hilir mudik saling mengunjungi, karena memang untuk tahanan yang satu itu ada fasilitas khusus yang tidak didapat oleh para napi yang lain. Yang paling menikmati hasil adalah para penjaga lembaga permasyarakatan dimana Tommy di tahan, karena setiap pengunjung supaya lancar tak segan-segan memberi tipe yang cukup buat para penjaga. Dan yang paling menggembirakan bagi penjaga adalah selama mereka bertugas bertahun-tahun baru kali ini sering melihat wanita-wanita cantik yang setiap hari ada saja yang datang, apakah mereka itu kerabat family atau bekas wanita-wanita yang pernah menjadi pacar Tommy. Dan pada umumnya mereka yang datang selalu memakai pakaian yang membuat mata penjaga selalu melotot. Pada suatu malam kira-kira pukul 21.00 dimana baru saja terjadi pergantian jaga, ada 4 penjaga berkumpul dalam satu ruangan dan apakah yang mereka bicarakan hanya berempatlah yang tahu. Dan setelah mereka keluar dan mulai menempati pos masing-masing. Ketua regu segera mengangkat gagang telpon dan menghubungi istri terpidana.

"Hallo selamat malam ini dari Cipinang bisa bicara dengan ibu ?" kata Badar kepada penerima telpon yang ternyata pembantu rumah tersebut

"Oh ya..ini dengan siapa ya?" Tanya si pembantu.

"Ini dari Badar Kepala piket di Lp Cipinang!" kata Badar menjelaskan ke pembantu itu.

"Sebentar ya aku beritahu dulu ibu?" memang selama ini pembantu yang selalu angkat telpon kalau ada yang menghubungi.

Sambil pergi pembantu itu bertanya dalam hatinya ada apa ya malem-malem begitu ibu di telpon dari LP.

"Halo begini pak, ibu sudah tidur, apa ada pesan yang perlu saya sampaikan ke Ibu besok...?" Tanya pembantu ke Badar.

"Apa jam segini sudah tidur.. apa gak bisa di bangunkan..!" bentak badar.

"Aduh Pak saya gak berani, nanti Ibu marah..!" timpal pembantu

"Begini saja.. sampaikan sekarang, Ibu disuruh datang secepatnya ke LP karena pak Tomy lagi sakit dan pesan bapak Ibu harus datang sendiri".

"Ya..ya..ya.. pak..?!" kata pembantu tergagap-gagap.

Kira-kira jam 21.25 menit Tata diantar sopir sampai di Lp, sebelum turun Tata pesan sama sopir,
"Kang Asep tunggu di mobil aja ya...sampai saya keluar lagi". Tata turun dari mobil KIA warna biru metalik sambil menjinjing tas masuk nemuin Badar yang sudah dari tadi menunggu tamunya.

"Selamat malam Pak.. mau ketemu pak Badar!!.."
"Ya saya sendiri.." jawab Badar kepada tamunya.

"Ada apa pak dengan suami saya!" Tanya Tata gugup.

"Tenang Bu..silahkan duduk dulu..!" kata Badar kepada tamunya, Tata dengan gelisah mondar mandir diruangan itu, dia baru sadar kalau masih memakai baju tidur yang tipis, dan tidak memakai BH.

Si Badar dengan seksama menikmati tubuh didepannya dengan mata tak berkedip. Dan Tatapun tidak sadar kalau sedari tadi diperhatikan oleh Badar.
"Begini bu, ini ada sesuatu yang akan saya sampaikan, karena bersifat rahasia ibu ikut saya saja". karena dalam keadaan panik Tata mengikuti saja langkah Badar. Sesampainya ruangan dimana 4 orang berkumpul tadi, Badar mempersilahkan Tata masuk, dan setelah ada didalam ruangan pintu segera dikunci dari luar. Rupanya temen Badar si Badrun telah mengikuti dari tadi. akhirnya Tata hanya berdua dengan Badar. Karena tahu pintunya dikunci dari luar.
"Lo kok pintunya di kunci segala ada apa ini!" Tanya Tata ke Badar.

"He..he..he..he.. Tenang Ibu..karena ini bersifat rahasia makanya pintu harus dikunci". Sambil mata Badar terus memperhatikan lekak-lekuk body didepannya, dan merasa diperhatikan seperti itu Tata jadi tersinggung dan marah.

"Cepat sampaikan ada apa sebenarnya dengan suami saya..!" bentak Tata.

"Ibu tahukan kelakuan suami ibu waktu belum masuk penjara, berapa wanita yang telah di gauli suami kamu, termasuk sodara saya juga pernah hamil karena suami kamu!" bentak Badar tak kalah garangnya.
"Sekarang saya mau membalas perlakuan suami kamu, dan saya tahu kamu pasti merasa kesepian selama ini.. he.. he.. he.. he.." sambil Badar mendekati Tata yang mulai ngeri melihat muka Badar.
"Jangan macam-macam dengan saya, kalau masih pengin jadi pegawai!" bentak Tata dengan nada marah. Merasa tersinggung dengan bentakan Tata, Badar semakin beringas. Tata langsung di peluk dan diciumin sambil tangannya meraba-raba payudara Tata yang masih sintal dan tidak memakai BH. Tata berontak sekuat tenaga, tapi apa daya akhirnya terkulai lemas. Badar segera mengangkat tubuh Tata yang lemas dan ditaruh diatas meja dengan posisi terlentang, Badar segera melucuti pakaian tidur yang dikenakan Tata sambil tangannya meremas-remas payudara yang mulus dan kenyal itu, dan Tata mulai sadar dan merasakan kalau payudaranya diremas-remas seseorang. Sambil memohon belas kasihan supaya dia segera dipertemukan dengan suaminya.

Badar tidak mau mendengarkan ratapan Tata, malah di makin beringas meremas payudara, dan tanganya mulai meraba-raba memek Tata, yang ditumbuhi bulu lebat tapi rapi.
"Hayo manis buka kakinya.. aku mau menikmati memek kamu yang indah dan punya aroma yang sangat menggairahkan.." setelah Tata tak menghiraukan perintah Badar, Badar tambah beringas dibukanya paha Tata sambil mendengus. Badar mulai menjilati memek menantu mantan presiden yang disegani pada jamannya.
"ssrrrpprpppppppp ..ssrppp.. ah.. nikmat sekali memek kamu Tata..." begitu guman Badar. Sambil sesekali menjulurkan lidahnya. Tata sangat terpukul dengan perlakukan Badar yang mau melalap habis tubuhnya.

"Ayo bangun manis, coba rasakan ini!" perintah Badar sambil menjulurukan penisnya yang besar panjang itu ke mulut Tata.

Plakk..plakk..dua kali tangan Badar mendarat dipipi Tata yang mulus itu, karena Tata tidak segera mengulum penisnya.
"He..kamu dengar gak!, apa yang saya katakan.." sambil memaksa penisnya untuk dimasukan ke mulut Tata, karena tidak tahan mendapat tamparan akhirnya Tata dikit demi sedikit membuka mulutnya dan dengan sekali hentak penis Badar sudah masuk dalam mulut Tata...huugg...huggg..Tata tersedak mendapat dorongan penis Badar.

"Cepet sedot..sambil mainkan mulut kamu!" Bentak Badar lagi.

Dengan kenikmatan yang luar biasa Badar, memaju-mundurkan pantatnya sehingga penisnya masuk ke mulut Tata.. ssrrtttttttt.. ssrttttttt..
"ah..enak sedotan mulut kamu manis..ayo terus..." sambil tangan badar mencengkeram kepala Tata. Sambil memejamkan mata Tata menuruti semua perintah sang kepala penjaga LP itu

"Ampun Pak..jangan terusin..biarkan saya pulang...!" rengek Tata sambil minta belas kasihan.

"Heh..diam kamu..!" hardik di Badar,
"Ayo nungging..aku mau liat memek dan pantat seksi kamu dari belakang"

"Ayo cepet lakukan..apa perlu aku paksa lagi..!.."
"I..i.. iy..ya..pak!!" jawab Tata sambil mengambil posisi nungging.
"hahaha..begitu manis ..wao..bagus sekali pantat kamu.." sambil Badar mendekatkan mulutnya ke memek Tata. Dengan jari Badar menusuk memek Tata yang menggelinjang menahan sesuatu. Dan Badar dengan buasnya menjilatin anus tata yang berwarna kemerah-merahan sambil sesekali ujung lidah Badar dimasukin ke lubang anus isteri Tomy itu. Tanpa disadari oleh Tata apa yang akan dilakukan Badar selanjutnya serentak Tata menjerit
"..aaaaaaauu...aaauuuuuuu.." rupanya penis badar telah menembus lubang memek tata yang sudah basah dpenuhi lendir kenikmatan. Dengan buasnya Badar menggenjot terus memek Tata dari belakang (dogiestyle) Tata hanya bisa merasakan sakit di lubang memeknya karena di sodok-sodok dengan penis Badar yang besar dan panjang. Sambil kepalanya terayun-ayun karena sodokan penis Badar, Tata memohon ampun..

"Ampun Pak sakit sekali..aauuu..sudah pak..sa..ki.t..sakiiittt..." sambil berlinang air mata, mendapat perlakukan kasar dari penjaga penjara. Makin lama Badar makin keras mendorong-dorong memek Tata dengan desisan panjang ..ssssssssssssstt..sssssstt..menahan nikmat luar biasa.
"Nich..aku mau keluar..ayo cepet gayangin pantat kamu.." plak..plak..sesekali Badar menampar pantat indah milik Tata..huuuhhh..aach..sambil mendorongkan penisnya. Sekali hentak keluar sperma Badar memenuhi liang vagina Tata
...aaaaaaaaachhhhhhhh..cccccrootttttt..crrtoooooot..

Setelah puas Badar dengan memberikan kode kepada 3 temannya untuk masuk ruangan pertama badrun terus Danang dan terakhir Berhad. Ketiganya bengong melihat apa yang tergolek diatas meja. Pemandangan yang sangat indah yang selama ini hanya di hayalkan. Rupanya setelah mendapat serangan dari Badar Tata merasa lututnya mau lepas, sehingga gak bisa beranjak dari meja. Melihat teman Badar masuk, Tata dengan memaksakan diri mengambil Koran yang ada didekat meja itu untuk menutupi tubuhnya. Serentak berempat tertawa-tawa terbahak-bahak.
"ha..ha..ha,ha..ha..ha..apa yang kamu tutup itu sebentar lagi akan aku nikmati."

"Ayo..dimulai siapa yang dulu..selagi ada santapan nikmat didepan kita jangan di sia-siakan!" perintah Badar kepada tiga rekannya. Mendapat perintah Badrun langsung melepas baju seragam disusul dengan Danang dan Bernad, Tata tak bisa berbuat apa-apa melihat ketiga orang telah berdiri mendekati tubuhnya sambil telanjang bulat. Dari ukuran penis Bernad mempunya ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan punya Badar. Dengan paksa Danang mendorong tubuh Tata sehingga terjatuh ke lantai dan dengan kasarnya. Danang menciumin memek Tata yang masih merasakan perih.
"hhmmmm..wahh..wangi nich bau memek cendana..!!" begitu komentar Danang kepada Badrun, dan dengan lincahnya lidah Danang telah menyeruak masuk ke lubang memek Tata, sedang Badrun sangat menikmatti kuluman mulut Tata yang sensual dan Bernad sedang asyik meremas-remas payudara Tata yang kencang dan halus. Tata hanya bisa meratapi apa yang telah dilakukan keempat penjaga itu tanpa bisa berbuat apa-apa.

Setelah puas menikmati memek dengan jilatan..Danang ambil posisi duduk dengan mengarahkan batang penisnya ke vagina Tata..sambil dimain-mainkan dibibir vaginanya..sebelum akhirnya di dorong dengan sekali hentakan telah masuk ke lubang memek. Dengan garangnya Danang memompa memek dengan hentakan2 yang membuat tubuh Tata bergoyang-goyang..sedang Tata yang dikerjain 3 orang hanya bisa menahan pilu..

"Drun.!!" Panggil Danang sambil mendorong-dorongkan penisnya ke lubang memek Tata

"Apa Nang.."
"gimana tuh rasa memeknya orang cendana..!" Tanya Badrun kepada rekannya.
"Wah ternyata nikmat sekali, lubangnya masih sempit dan memeknya terawatt sekali".

"Cepet donk Nang, gantian nich aku sudah gak tahan, mau ngobel memek orang kaya..!" pinta Badrun, sambil tetap menikmati sedotan mulut Tata yang sudah sedar tadi ngisep penis badrun.
"Iya kontol aku rasaranya sudah kesedot ama memeknya rasa sudah pengin muncratin sperma aku ke memeknya... hhhhhmmm.. aaaachh.. waoo... nikmat...!" gumam Danang.. Danang sambil mengangkat kedua kaki Tata dan ditaruh dipundaknya makin kenceng genjotannya makin keras. Akhirnya keluar pejuh Danang di memek Tata.
oohhhhhh.. ccrrrroot.. ccrootttt... .keluuuuuuar..... hhmmmmmm...

"Nich kalau mau gantian..tapi memeknya dibersihin dulu tuh..belepotan sperma aku".
"Ayo manis bersihkan dulu memek kamu, nich handuknya!.." perintah Badrun kepada Tata sambil menyodorkan handuk kecil. Sambil duduk Tata membersihkan memeknya yang telah di semprot sperma 2 kali oleh pejaga penjara itu. Rupanya Badrun dah gak sabar, belum selesai ngelapnya Tata sudah didorong lagi sehingga posisinya kembali terlentang. Dengan sigap Badrun sudah menindih badan Tata dan mengarahkan Penisnya ke memeknya, dan sekali tekan memek Tata sudah tertembus penis Badrun dan dengan lincahnya badrun menaik-nurunkan pantatnya dengan cepat, sehingga Tata hanya bisa menggoyangkan kepalanya kekanan dan kekiri sambil sesekali menggigit bibirnya. Tak sampai 10 menit Badrun sudah memuntahkan spermanya. Rupanya Badrun bener-bener sangat bernafsu melihat kemolekan tubuh Tata. Sekarang tinggak bernad yang mendapat giliran. Bernad yang mempunyai ukuran penis paling besar.dengan santainya menyodorkan kepala penisnya ke mulut Tata

"Ayo manis..kulum penis abang ini, udah lama abang pengin kamu manjakan dengan bibir indah kamu. Dulu suami kamu paling doyan cewek, sekarang giliran kamu aku kerjain dengan temen-temen.." Tata dengan rasa takut membuka mulutnya untuk memulai mengulum penis besar milik bernad itu.
"Hah...hhhhhhhssssssss..ternyata kau pandai sekali ngulum penis, ya!" Celoteh Bernad setelah penisnya dikulum Tata. Sambil sesekali tangan bernad meremas-remas payudara Tata yang masih kencang dan mulus itu sambil memilin=milin putingnya yang berwarna kemerah-merahan. Rupanya Badar mulai terangsang lagi melihat adegan itu, dia mendekati Tata dan Bernad yang bergumul di lantai.

"Bernad coba kita main berdua.." Bernad mengambil posisi tidur sedangkan Tata didudukan diatas bernad, sambil penis bernad diarahkan ke lubang memek Tata. Rupanya tidak bisa sekali masuk karena memang ukurannya sangat besar. Tata dengan mimik muka memohon ampun bernad makin tambah beringas. Akhirnya dorongan yang ke dua tembuslah memek Tata yang selama ini di rawat demi suami tercinta, sekarang di koyak-koyak oleh empat orang yang sangat kehausan sex.
"Aduuhhhhhh..sakkkiiiiiitt..!" Tata menjerit kesakitan. Namun Bernad tidak mempedulikan rintihan dari multu Tata, dia makin kasar menyodok-nyodokan penisnya. Sementara itu Badar telah berdiri di atas mereka berdua, dan mendorongkan tubuh Tata untuk ambli posisi membungkuk dan dengan kasar jarinya mulai meraba-raba pantat tata yang putih mulus sambil mempermainkan jari tengahnya untuk mengobel lubang anus Tata.

"Wao... Rupanya anusnya masih perawan nih.." sambil mengarahkan batang penisnya ke anus Tata. Setelah mengolesin handbody pada batang penisnya, Badar berusaha memasukan penisnya ke luabng anus,
"Jangan...jangan...ampun..jangan disitu.. pak... sakiiittttttt..!" jerit dan ratapan Tata dengan nada memelas. Tapi Badar tidak memperdulikan rintihan Tata, makin keras dia memasukan batang kemaluannya. Untuk beberapa saat memang sulit bagi Badar untuk berhasil masuk, karena memang lubangnya sangat sempit. Namun Badar rupanya penasaran untuk segera memasukan batang kemaluannya. Dan akhirnya setelah berusaha membuka pantat Tata tembuslah lubang anus Tata di tusuk batang kemaluan Badar. Sedangkan Bernad dengan asyiknya menyodok-nyodok memek Tata dari bawah. Lengkaplah sudah dua lobang yang berdekatan telah di tembus oleh dua batang penis orang-orang yang haus sex. Tata hanya bisa meringis menahan sakit yang luar biasa karena selama ini Tommy tidak pernah menyodominya.

"Pak Badar..ayo kita sudahi permainan ini bareng-bareng.. bapak sodok dari atas, aku sodok dari bawah dan kita koyak memek wanita anggun ini, dan kita penuhi dengan sperma kita". Beberapa menit kemudian mereka berdua mengerang menahan nikmat yang luar bisa, dan hampir bersamaan mereka memuncratkan sperma berbarengan
....aaaaaaaaaachhhhh....keluuuuuarrrrrrrnnn..hhhhhmmmmmmmmm..sssssstt...setelah berhenti sejenak mereka akhirnya terkulai, begitu juga Tata yang terhimpit oleh kedua pria yang telah menggaulinya hanya bisa tergelok lemas.

Dan setelah beberapa saat mereka saling mengenakan seragam yang tercecer di lantai, begitu juga Tata segera mengambil baju tidur yang dipakai dari rumah. Setelah itu Badar, Badrun, Danang dan Bernad berkumpul, satu persatu menyalami Tata yang telah di gauilinya sambil mengucapkan terimakasih karena telah datang sesuai panggilan Badar.

Dan mereka berpesan kalau merasa kesepian dan ketagihan bisa datang setiap saat.
"Ibu gak perlu kuawatir kami tidak akan mengekpose masalah ini ke wartawan, selagi ibu diam?!" celetuk Bernad

"Sekarang Ibu silahkan pulang, dan jangan menunjukan sesuatu yang mencurigakan sama sopir ibu!" pesan Badar. Dengan wajah lesu Tata meninggalkan ruangan laknat itu.




Artikel yang bikin Konti Tegang Lain-nya:

Widget by [ Iptek-4u ]

0 komentar:

Poskan Komentar